DUNIA KERJA DIPANGGIL UNTUK PENYELAMATAN

17 10 2010

Refleksi oleh Antonius Natan,Th.M, Fasilitator Umum Jaringan Dunia Kerja

“Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi pejanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa” Yesaya 42:6

Seorang teman suatu kali mengirimkan pesan singkat pada pagi hari berbunyi demikian: “Bekerja keras itu baik, bekerja cerdik juga baik, tetapi jika kita tidak tinggal dalam TUHAN, sesungguhnya kita tidak sedang berbuat apa apa”. Saya mencoba memahami pesan tersebut dan beberapa hari kalimat ini menjadi bahan renungan bagi saya pribadi, kalimat “tidak tinggal dalam TUHAN” sangat mengusik pikiran, sampai akhirnya saya memahami bahwa jika kita tidak sedang melakukan kehendakNYA barulah kita disebut “tidak berbuat apa-apa”.
Sebagai orang percaya, tatkala menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat maka DIA hidup dalam kehidupan kita, berarti DIA tinggal dalam diri setiap orang yang percaya, tetapi apakah kita berjalan bersama sama dengan DIA ? jika kita melakukan kehendakNya tentu kita berjalan bersama dengan DIA, jika kita tidak melakukan kehendakNya, maka kita hanya melakukan kepentingan diri sendiri dan tidak melakukan sesuatu yang baik menurut kehendakNya. Apa yang kita kerjakan tidak memiliki faedah bagi Kerajaan Sorga. DIA tetap bersama kita tetapi kita menutupnya dengan selubung, DIA diabaikan, dilupakan.
Pernyataan profetis dari Nabi Yesaya diatas bahwa kita dipanggil dan panggilan ini masih actual bagi Kaum Dunia Kerja, DIA yang telah memilih umatNya tidak akan membiarkannya sehingga tidak berbuat sesuatu, dan DIA memegang tangan memiliki arti keintiman dan DIA menuntun jalan yang harus ditempuh. Bahwa DIA memiliki kehendak untuk senantiasa terlibat dalam segala sendi kehidupan. DIA ingin bekerja bersama sama dan mendatangkan faedah bagi Kerajaan Sorga.

Sampai dalam kalimat ini sudahkah kita mengerti dan memahami kenapa kita hidup ? ingatlah kita dipanggil Tuhan agar dapat menjadi mitra kerja atau kawan sekerja dalam ladang pelayanan, Tuhan yang memanggil kita bukan “sekedar” Tuhan yang disalib saja, tetapi lebih dari itu Tuhan yang memanggil kita adalah TUHAN yang menciptakan langit dan bumi, berarti DIA besar dan DIA maha Kuasa, DIA pemilik otoritas, apakah kita berkehendak menolak panggilanNya ?
Terlalu sibukkah kita dengan pekerjaan ? terlalu besarkah tanggung jawab kita ? sehingga tidak memiliki waktu untuk bekerja bersama sama dengan DIA untuk melayani, membawa faedah bagi Kerajaan Sorga ?

Dalam doa kita sering mengucapkan datanglah KerajaanMu, mari kita nyatakan kesanggupan untuk mendatangkan Sorga bagi orang disekeliling dan komunitas, Kita dipanggil untuk menjadi Terang bagi bangsa-bangsa adalah suatu tugas besar dan mulia, DIA memanggil kita tidak sekedar untuk melakukan perkara sederhana atau perkara yang kecil-kecil saja, DIA terlalu besar untuk melakukan perkara yang kecil dan juga masalah besar kita masih terlalu kecil dibanding kemampuan TUHAN yang menciptakan langit dan bumi.
Mari kita sadari bahwa Sang Pencipta membutuhkan peranan Imam dan peranan Raja dari anak-anaknya, sebagai pemilik otoritas, DIA berkehendak menyerahkan otoritas tersebut kepada kita agar kita dapat menaklukkan bumi, otoritas yang kita miliki dapat mengalahkan kuasa kegelapan, dapat mengalahkan sakit penyakit dan kelemahan-kelemahan, siapkah kita menerima otoritas ? yang menerima otoritas adalah yang memiliki Peranan Raja. Janjinya kita memperoleh kedudukan yang mulia karena status yang kita miliki.
Dalam karya kasih Tuhan kepada umatnya, DIA sungguh berbelas kasih kepada umatNya sehingga diperlukan peranan Imam agar hubungan dan relasi DIA kepada umatNya dapat terus terjalin, peranan ini dimanifestasikan dalam bentuk doa, melalui doa maka komunikasi terjalin dan melalui doa kita mengetahui kehendak TUHAN. Sehingga tatkala kita berdoa, kita bersama dengan DIA, tatkala kita bertindak kita bersama DIA, kita berbuat sehingga terang kemuliaan turun. Perubahan terjadi dalam komunitas, transformasi berlangsung karena peranan imam dan raja berfungsi dengan baik, DIA hidup.
Melalui kita keselamatan terjadi, Kerajaan Sorga hadir dalam lingkungan dan komunitas, bangsa-bangsa melihat terang yang dibawa dalam komunitas Dunia Kerja, seberapa tinggi jabatan, seberapa besar tanggung jawab, seberapa sibuknya kita, ingatlah TUHAN kita lebih besar dari semua permasalahan, mari luangkan waktu bentuk kelompok doa dalam lingkungan kantor, dirikan mezbahNya, berikan diri memiliki peranan Imam dan Raja. Sesuatu yang besar pasti akan terjadi, perubahan yang menuju kebaikan akan terjadi, tranformasi terjadi dalam komunitas, nama Tuhan dipermuliakan. Mari bergerak, ladang sudah menguning.
http://www.marketplace.or.id


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: