Doa Spektakuler dan Kenyataan Berbangsa

23 05 2012

74535_157016804333906_100000767622610_232799_5939226_n.jpg

Oleh: Antonius Natan, Th.M.

Fasilitator Umum Jaringan Dunia Kerja/ Fasilitator Sekum Indonesia Marketplace Network (IMN)

“Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya” Matius 21:22

Manusia disadari terbatas melakukan banyak hal, tetapi jika diperhatikan banyak sekali manusia melakukan hal-hal spektakuler diluar kebiasaan orang banyak, apakah kelebihan ini merupakan kekecualian ?. Dalam seminar motivasi sering instruktur mengatakan bahwa setiap manusia memiliki kemampuan melakukan hal-hal spektakuler. kemauan dan tekad yang kuat jika diyakini akan membuahkan hal-hal spektakuler, secara simultan sang motivator meyakinkan pesertanya seperti berjalan diatas bara api atau mengunyah kaca, dan ternyata dengan keyakinan yang kuat hal tersebut dapat dilakukan. Apakah ini tindakan klenik ? ternyata bukan. Hanya keyakinan dan bertindak ada dasar keyakinan yang teguh. Seperti ini pulalah keyakinan akan doa dijawab oleh TUHAN. Doa dengan keyakinan dan pengertian akan membuahkan hasil, Hidup dalam doa dengan kenyataan hidup saat ini apakah masih relevan ? jawabannya tentu saja ya, dan sangat relevan. Doa mengubah bangsa dan doa merupakan cerminan iman, percaya kepada sesuatu yang belum terlihat, merupakan rahasia iman Kristen. Makanya dalam kenyataan berbangsa kita perlu doa agar dapat melakukan hal-hal spektakuler.

Berita di media juga spektakuler, bahwa ada yang membuat pernyataan, pemerintahan saat ini “auto pilot”, menurut pemahaman kami, auto pilot hanya terjadi dalam pesawat terbang, sang pilot tanpa berada di cockpit sementara pesawat berjalan dengan kecepatan tinggi menuju landasan yang dituju. Jika pemerintahan kita seperti itu rasanya juga mustahil, maka kita perlu berdoa agar ada campur tangan TUHAN, keberadaan TUHAN sendiri tidak kelihatan tetapi menentukan arah bangsa ini.

Berita spektakuler juga terjadi seputar isu premanisme, banyaknya ormas yang berbaju agama atau kesukuan atau sesuai kepentingan pendirinya, melakukan tindakan kekerasan atau menjadi pelindung suatu wilayah, sebenarnya menunjukkan tidak ada penegak hukum yang mengendalikan hukum, apakah ini yang disebut “auto pilot” kerap kali oknum polisi menjadi “penakut” seperti peristiwa penutupan/ perusakan gereja diberbagai tempat di tanah air, hukum tidak melindungi masyarakat beribadah. Hukum mandul dan munculnya hukum rimba dinegara berdaulat. Sejatinya kekerasan sebagai isyarat komunikasi bahwa “kami kuat” dan “penegak hukum lemah”. Bisa dibayangkan kalau kekuatan itu diarahkan kepada hal yang lebih penting dalam bernegara seperti Ormas yang galak bersama polisi menciduk orang yang diduga korupsi, pasti negara ini jauh lebih baik. Makanya diperlukan kuasa doa untuk membalikkan keadaan yang tidak mungkin menjadi mungkin dan hal-hal spektakulerpun akan terjadi.

Kehidupan Jakarta juga tidak kalah spektakuler dengan pengendara motor yang “tidak dapat” dikendalikan jika sudah berada di jalan raya, ketertiban dan disiplin masyarakat telah hancur, ketaatan terhadap rambu-rambu lalu lintas pudar didepan penegak hukum itu sendiri. Kesemerawutan bertambah dengan mobil mewah yang dikawal motor gede dengan sirinenya. Dijalanan terlihat ke-egoisan bangsa beradab ini. Seharusnya Jakarta sudah mengoperasikan Monorail seperti negara Malaysia, Singapura dll, sungguh menyedihkan negara kaya seperti Indonesia tidak sanggup membiayai. Ibukota negara Indonesia adalah satu-satunya negara yang memiliki “TIANG MONORAIL”. Kesemerawutan dijalanan merupakan cerminan kesemerawutan pemerintahan. Kembali kepada doa, diperlukan orang yang berdiri atas bangsa ini, agar terjadi perubahan menuju kebaikan. Kita perlu doa berjalan, doa spektakuler.

Berdasarkan data BPS Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2011 mencapai 29,89 juta orang (12,36%), turun 0,13 juta orang (0,13%) dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2011. Tetapi dengan adanya rencana kenaikan BBM berarti ada alokasi dana subsidi kepada orang yang tidak mampu yang disebut BLT (bantuan langsung tunai), perlu diwaspadai apakah angka kemiskinan bisa melonjak. Rakyat yang berkecukupan ikut memiskinkan diri agar dapat jatah BLT, memang sebaiknya kenaikan BBM dibatalkan, yang perlu adalah hancurkan dan miskinkan para koruptor, dana dari hasil memiskinkan koruptor dapat dialokasi untuk membangun infrasturktur agar rakyat dimakmurkan. Sekali lagi diperlukan doa agar terjadi perubahan dalam bangsa kita, perubahan paradigma, doa mengubah bangsa.

Berita spektakuler terkait moralitas bangsa semakin tercabik karena penyalahgunaan narkoba semakin dahsyat, data April 2011 sebanyak 3,2 juta penduduk Indonesia telah menyalahgunakan Narkoba. semakin ironis karena 15.000 orang setiap tahunnya mati karena narkoba, dan setiap harinya, 40 orang meninggal dunia. Pada bulan maret 2011, Sekjen Kemenkumham, Abdul Bari Azed mengakui, hampir 70 persen warga binaan di lembaga pemasyarakatan terlibat dalam kasus narkoba. kepolisian vs Bandar yang juga terdiri dari lapisan elit yang sulit dijangkau. Narkoba sudah masuk kedunia pendidikan bahkan pendeta ada yang menikmati narkoba. Dengan kenyataan berbangsa dinegara Indonesia, doa merupakan pilihan yang tidak dapat ditawar. Kita harus berdoa karena doa merupakan jalan keluar. Ingat Firman Tuhan mengatakan dalam 1 korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis:”Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yng disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Mari kita Kaum Awam yang berada dalam Dunia Kerja, kita raih peranan Imam dan Raja kita lakukan hal-hal spektakuler melalui doa.

Dia Wafat menggantikan kita, dan kita yang dibebaskan dari hukuman melakukan perbuatan yang spektakuler menurut kehendakNya. (www.marketplace.or.id)


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: